Sulaiman Pergi ke Tanjung Cina
sulaiman pergi ke tanjung cina
Pengarang : hanna fransisca
Penerbit :komodo books
Tahun
penerbit : 1 Mei 2012
JumlahnHalaman
: 140 Halaman
Sinopsi
Sebagai
bagian dari keluarga Tionghoa, tidak hanya cerita-cerita nyata yang harus saya
hadapi, melainkan juga cerita-cerita di luar nalar: peribadatan, upacara
kematian, tata cara makan, dan persembahan terhadap leluhur adalah
simbol-simbol yang ditanamkan serta bagian-bagian kisah mitologi yang harus diyakini
dan dihormati. Dua dunia itu bersatu dalam diri saya…” begitu pengakuan penulis
kumpulan cerpen ini.
KEKURANGAN
Ada dua kesalahan ketik yang
kesalahannya dari editor buku ini,
Kata gentayangan tertulis gentanyangan di
halaman 26, dan kata knalpot tertulis kanlpot di
halaman 131. Lalu bahasanya yang
kurang baku dan lebih banyak menggunakan bahasa adat
(tionghoa) serta banyak bahasa yang menggunakan majas. Dari
sembilan cerpen ini nyaris tidak menyisakan ruang untuk tersenyum. Dan
kekurangan selanjutnya banyak kalimat yang
susah untuk dipahami.
KELEBIHAN
Tema dan jalan cerita bukanlah yang terpenting. Yang paling utama dari cerpen ini adalah cara bertutur yang memikat. Beberapa kata memiliki arti dan makna yang baik di terapkan dalam kehidupan, dan cerita ini dapat menguras emosi pembaca. Dari buku ini kita diperkenalkan lebih jauh dan hampir detail mengenai agama konghucu dan budaya tionghoa.
M. Farel Apriliyan
X.5 (Sepuluh Lima)
Komentar
Posting Komentar