Corat-coret di Toilet

 

Nama buku: Corat-coret di toilet

Pengarang: Eka Kurniawan

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: 29 Maret 2023

Jumlah halaman: 152 halaman

Sinopsis:

Sebuah cerita yang mengisahkan aksi beberapa oknum mahasiswa saling membalas pesan coretan di dinding toilet kampus, kisah tersebut berawal dari ketika seseorang menulis suatu kalimat di dinding toilet kampus  "Revormasi gagal total, Kawan! Mari tuntaskan revolusi demokratik!".Pada suatu pagi, kalimat itupun mendapatkan balasan pertama dari seseorang yang  beru saja melaksanakan ritual rutinnya di toilet itu, orang itu terlihat gemas saat mendapati coretan yang ada di dinding toilet, tidak lama setelah membaca coretan itu, ia pun menulis kalimat balasan "Jangan memprovikasi! Revormasi tak menyelesaikan masalah. Bangsa ini mencintai kedamaian. Mari melakukan perubahan bertahap".Sampai suatu momen, ketika ada seorang gadis tomboi ikut  membalas coretan itu dengan menggunakan lipstiknya "Kau pasti antek tentara! Antek orde baru! Feodal, borjuis, reaksioner goblok! Omong kosong reformasi, persiapan revolusi!"Saling membalas pesan coretan ini pun terus berlanjut. Bahkan Penulis cukup berhasil menggambarkan semua jenis karakter mahasiswa yang ikut saling membalas pesan coretan dinding toilet itu sesuai dengan masanya. Baik itu mahasiswa hedonis,humoris, aktivis, marxis,sosialis, agamis.

Kelebihan buku:

Penulis mengarang cerita dengan cukup bagus sehingga membuat pembaca ikut merasakan ketegangan saat membacanya. Banyak ilustrasi yang disajikan pada buku ini tidak bosan untuk dibaca.Buku ini mengandung bayak amanat atau pesan yang dapat kita pakai dalam kehidupan sehari-hari.Buku ini membuat cerita-cirita yang sangat menarik.

Kekurangan buku:

Banyak kata yang diberikan pada tiap cerita cukup sulit dimengerti. Banyak memakai kata-kata remaja yang tidak sopan.ada beberapa bagian yang hanya dibaca untuk orang dewasa saja.


Salsa Kurnia R

X.5 (Sepuluh Lima)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A GOOD MAN IS HARD TO FIND

KUKILA

Sulaiman Pergi ke Tanjung Cina