SERBUK WAKTU

 

1.IDENTITAS BUKU

 

Penulis: Athaya Amirah Putri Levanska, Dzihni Sakina Putri Azmarti Merdev, Istamarra Khaera Fillah, Adine Clara A., Soraya Athallah Sharifa Kamila Herguzant, Rin jani Sasikirana Putri, Putri Dewi Nauli, Elingga Cettarayi, Erliana Calya Dewi, Andrea Kameela Azzahra, Dieza Kayla Zivanka, Naifah Nisa Azalia, Audynajla Avrilisha Robuso, Aura lzzatul Mufidah, Dhirgham Muhammad Anshar Pane, Fathi Azra Hanindhia, Azka Naira Hanifah, Deluna Anthea Putrisyah, Khairani Karima, Adyatma Harjo Yudhanto, Alya Jazilah Affandy, Hafizhah Aqilah Zainab, Dhiya Shafiyah Putri, Artanti Najla Wardhani, Damar Pramana, Fasiha Nirmala J., Aisyah Nur Zahiyah, Andi Alyssha Aurelia, Chaerannisa Syahira F, Dayanara Ardanari.

 

Editor:Wicha S. B.

Desain cover :Omenemo

Lustrasi cover: Dedi Fadhilah Zaini

Desain isi:Muhsinul Fajri

Cetakan I, September 2018

Diterbitkan oleh:Penerbit Bestari (Anggota IKAPI)

 

2.SINOPSIS

Sejuta memori yang terlupakan= menceritakan seorang keluarga yang kecelakaan saat liburan menabrak pohon, ayahnya meninggal dunia karna luka berat, amirah dan Inez luka ringan hanya terbentur dan lupa ingatan. Dokter menyuruh amirah sama Inez jangan berdekatan dulu agar mereka berdua saling mengingat dengan sendirinya.

Sakina = menceritakan sesosok anak perempuan yang sangat sabar, pas di kantin dia kena musibah yaitu temennya bernama Deny marah karna nasgornya di ambil Sakina , disatu sisi Sakina tida tau kalo itu nasgornya Deny dan akhirnya Deny marah² ke Sakina, Sakina hanya meminta maaf dan meminta ke Allah kasih kesabaran buat dia karna dia tau ini ujian buat dia.

 Wortel ajaib = menceritakan seorang anak perempuan bernama Rara dan mempunyai sahabat bernama Jasmin, Jasmin ingin main kerumah Rara karna ingin melihat kelinci Rara, Rara mempunyai kelinci 6(gembul,Mila, putih, Belo,lody) waktu Jasmin mau cuci tangan dia tidak sengaja menjatuhkan cairan percobaan Kaka Rara yaitu ka dara, percobaan tentang cairan membuat hewan berbicara selalu gagal pas wortel terkena cairan itu dan kelinci bernama Mila memakannya, Mila bisa berbicara dan Rara menceritakan nya ke mamahnya dan ke ka dara, dara sangat senang percobaannya berhasil, kemudian kedepannya papahnya Rara pulang dan mendengar suara rame di taman ternyata itu sosok kelinci yang sedang mengobrol, sekeluarga sedikit ngerasa terganggu dengan suara kelinci itu, ka dara melempar wortel yang sedikit besar dan tidak sengaja mengenai salah satu kelinci itu yaitu gembul, si gembul hanya diem karna si gembul lah paling cerewet, ka dara diem dan bingung akhirnya dia mengetuk kepala semua kelinci itu dan ternyata itu caranya agar kelinci itu tida berbicara lagi.

Dinda = menceritakan sebuah anak perempuan yang mempunyai penyakit leukemia (kanker darah), dia disekolah selalu di bully dengan siara dan temen²nya, besoknya sekolah mengadakan pergi manasik haji dan semuanya bersiap² apa aja barang yang di bawa buat besok, pas sampai disana Bu guru bilang kita tida boleh mengejek² atau berkata kasar disitu Dinda sangat senang karna dihari itu siara dan temen² nya tida membullynya. Akhirnya sholat berjamaah dan Dinda berdoa kpd Allah untuk menghilangkan penyakitnya, kegiatan pun selesai akhirnya pulang, ibu Dinda sangat merindukan Dinda, Dinda pun beres beres dan membuka kerudungnya, betapa kejutnya dia melihat tumbuh kecil² rambut, dia sangat senang dan berterimakasih kepada Allah.

 

Mana kacuku? = menceritakan tentang kacu soraya yang menghilang, disaat itu ada penilaian Pramuka yaitu kerapian, kekompakan dll Soraya sangat panik hingga dia lari menangiss di masjid meminta kepada allahh agar kacunya ketemu, tida lama kemudian ada seseorang yang melihat dia beliau adalah ustad bernama pak Mumu, beliau melihat kacu di tong sampah entah punya siapa hingga dia menyimpannya, dan soroya menceritakan tentang kacu dia yang hilang, pak Mumu tergesa gesa mengambil kacu di gudang ternyata itu punya Soraya, Soraya sangat senang dan bersujud/berterimakasih kepada Allah dan pak Mumu, sehingga dia mendapatkan nilai bagus dari Kaka pembina Pramuka.

 

 Dan masih ada beberapa cerita lagi di dalam buku tersebut

 

3.KESIMPULAN

Serbuk Waktu adalah sebuah novel yang menggabungkan kreativitas dari 30 penulis cilik. Buku ini menawarkan kisah-kisah yang segar dan imajinatif, mungkin memberikan perspektif baru dalam dunia sastra yang diciptakan oleh generasi muda. Meskipun demikian, beberapa pembaca mungkin menemui tantangan dalam koherensi dan alur cerita yang konsisten karena adanya banyak suara penulis yang berbeda. Keseluruhan, Serbuk Waktu adalah karya kolaboratif yang penuh dengan keberanian dan potensi dari para penulis muda ini.

Kelebihan buku novel Serbuk Waktu karya 30 penulis cilik mungkin termasuk variasi ide kreatif dari banyak penulis, perspektif segar dari sudut pandang anak-anak, dan kemungkinan menginspirasi penulis muda lainnya. Namun, kekurangannya mungkin mencakup koherensi cerita yang sulit karena berbagai kontributor, serta gaya penulisan yang belum matang sebagaimana mestinya karena usia penulis yang masih muda.


Riani Fitri M

X.5 (Sepuluh Lima)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A GOOD MAN IS HARD TO FIND

KUKILA

Sulaiman Pergi ke Tanjung Cina